kategori

Tuesday, October 22, 2019

Canggih Banget! 5 Teknologi Masa Depan Ini Bisa Dimiliki Indonesia


Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih. Contoh ponsel yang dahulu hanya bisa digunakan untuk telepon dan pesan singkat, kini bisa melakukan banyak hal dan berubah nama menjadi smartphone.
Enggak hanya barang di sekitar kita yang jadi semakin canggih, seharusnya negara kita Indonesia juga. Apalagi mengingat tingginya jumlah pengguna teknologi di Indonesia, harusnya Indonesia bisa memiliki teknologi canggih ini.

1. ATM Sampah
Sampah masih menjadi salah satu permasalahan besar di negara Indonesia. Namun mungkin bisa teratasi, apabila buang sampah pada tempatnya dapat duit. Wah menarik banget ya! Hal ini bisa terjadi apabila ada yang namanya ATM Sampah. Dan kenyataannya, ATM Sampah sebetulnya sudah pernah ada di Indonesia
2. Toilet To Tap
Agar enggak mencemari alam, kita memang harus bisa mengolah limbah. Dengan teknologi bernama Toilet To Tap, air limbah bekas kita buang air besar jadi bisa diminum! Wah solusi bagus banget nih buat Indonesia, mengingat beberapa daerah masih sangat sulit untuk mendapatkan yang namanya air bersih.
3. Hyperloop Train
Salah satu transportasi yang digemari masyarakat Indonesia, yaitu kereta. Murah dan enggak pakai macet. Akan lebih keren lagi seandainya juga sangat cepat, benar enggak? Dan ternyata bisa terjadi dengan menerapkan teknologi bernama Hyperloop Train, membuat waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya sembilan menit atau Jakarta-Jogjakarta hanya 25 menit.

4. Tactical Assault Light Operator Suit

Siapa sih yang nggak kenal dengan tokoh superhero keren bernama Iron Man. Dengan armor bajanya, ia menjadi sangat kuat dan bisa terbang. Dan faktanya, ternyata tentara kita Indonesia bisa jadi seperti Iron Man dengan teknologi bernama Tactical Assault Light Operator. Wah, bisa makin kuat nih negara kita.

5. Computer Glass
Masih dengan tokoh superhero Iron Man, hanya saja kita sekarang membahas rumahnya. Di rumah Iron Man, teknologi komputer ada dimana-mana dengan cukup menyebut kata Jarvis. Dan ternyata teknologi tersebut bisa kita terapkan di Indonesia, yaitu dengan mengadaptasi yang namanya Computer Glass.
Sumber: https://jalantikus.com/tips/teknologi-masa-depan-yang-bisa-dimiliki-indonesia

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG TEKNOLOGI INFORMASI

Infrastruktur Teknologi adalah pondasi atau sebuah kerangka yang mendukung, suatu sistem dalam sebuah komputasi dan infrastuktur. Teknologi informasi terdiri dari sumber daya fisik dan virtual yang akan mendukung arus penyimpanan, pengolahan dan analisis data.
Infrastruktur teknologi sendiri sudah dapat dipusatkan ke sebuah data center yang dapat dikendalikan lebih dari seorang contoh nya seperti fasilitas colocation atau penyedia cloud.

Komponen Infrastruktur Teknologi Informasi
Infrastruktur perangkat keras pada data center biasanya akan melibatkan
  • Server
  • Subsistem penyimpanan
  • Perangkat jaringan, seperti switch, router dan kabel fisik
  • Dan peralatan jaringan khusus, seperti firewall

Infrastruktur data center juga akan memerlukan suatu pertimbangan infrastruktur keamanan teknologi informasi secara hati-hati, dan ini bisa termasuk kemanan fisik untuk bangunan seperti entri kunci elektronik, video konstan dan pengawasan manusia terhadap suatu tempat, akses yang dikendalikan dengan sangat hati-hati ke personil yang berwenang yang dapat mengakses sebuah infrastruktur hardware data center dan akan mengurangi potensi bahaya suatu perusahaan atau pencurian data.
Di luar data center adalah infrastruktur internet, yang mencangkup media transmisi:
  • Kabel serat optik
  • Satelit
  • Router
  • Agregator
  • Dll
Sebuah infrastruktur internet dirancang dibangun, dan dijalakan oleh sebuah penyedia layanan internet (ISP). Dan ketika sebuah bisnis melibatkan ISP untuk akses  internet ISP, biasa nya akan terhubung ke sebuah infrastruktur data center disebuah ruangan bangunan.

Jenis Infrastruktur Teknologi Informasi
Seiring sebuah perusahaan dengan keutuhan bisnis dan kemajuan teknologi yang ada, organisasi dapat menggunakan beragam tipe infrastruktur dengan data center yang lebih sangat beragam untuk memenuhi suatu kebutuhan bisnis. Dan sementara jenis infrastruktur ini tidak harus saling eksklusif namun sangat jarang dibahas.
Infrastruktur teknologi informasi yang tidak berubah adalah pendekatan untuk mengelolah sebuah pelayanan perangkat lunak pada sumber daya IT dimana kompenen dapat diganti tetapi bukan diubah. Aplikasi atau layanan secara efektif dipindah tangankan setiap terjadi sebuah perubahan contohnya patch atau hotfix.
Infrastruktur teknologi informasi yang dapat digabung adalah kerangka kerja yang memerlukan sebuah daya komputasi fisik, penyimpanan dan sebuah jaringan sebagai layanan sumber daya yang dapat dikumpulkan secara logis, sehingga admin tidak perlu mengkonfirmasi perangkat keras secara fisik untuk mendukung perangkat lunak tertentu.

Transformasi Digital dan Infrastruktur Teknologi Informasi
Perkembangan teknologi informasi sudah membawa kita pada suatu era perubahan transformasi teknologi informasi. Dalam suatu proses, transformasi digital memerlukan transformasi infrastruktur IT pada suatu tahapan awal. Infrastruktur teknologi informasi harus sesuai dengan tujuan bisnis contoh nya dalam hal menjalankan sebuah bisnis transformasi digital.
Transformasi IT dapat mencangkup pada pengunaan layanan hybrid cloud, pencadangan dan sebuah rangakaian subset lainnya yang dapat di tunjukan untuk memberikan fleksibel, efesien dan kehandalan.

Pemanfaatan Teknologi Informasi
Saat ini kebutuhan teknologi informasi tidak dapat lagi dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekarang, terutama untuk masyarakat yang tinggal diperkotaan tak terkecuali indonesia, untuk saat ini perkembanngan teknologi informasi di indonesia sedang dalam perkembangan untuk menjadi masyarakat yang berorientasi dalam digital. Meningkatkan pembangunan dalam infrastruktur jaringan dalam mendorong masyarakat yang dapat dengan mudah untuk mencoba untuk sebuah aplikasi konten digital baru yang tersedia.
Tak hanya perkembangan teknologi dalam sebuah komunikasi, pergeseran masyarakat menjadi lebih mengerti tentang perkembangan teknologi, tujuan aplikasi-aplikasi ini hadir hanya untuk memenuhi keperluan gaya hidup masyarakat yang hidup di perkotaan. Perubahan  kebiasaan masyarakat juga dapat terlihat dalam hal untuk mendapatkan informasi sehari-hari dengan ada nya perkembangan teknologi yang terstruktur juga terlihat dengan adanya transformasi digital di sektor masyarakat.

Manfaat Dari Teknologi Informasi
Teknologi informasi pemanfaatan nya secara umum adalah :
  • Terbukanya peluang bisnis baru secara alami
  • Terciptanya suatu lapangan kerja baru
  • Terciptanya peningkatan suatu pelayanan informasi dari jarak jauh dalam hal bidang kesehatan
Dan berbagai manfaat lain nya dari teknologi informasi, semakin maju perkembangan teknologi informasi akan menjadi sebuah tuntutan untuk masyarakat baik yang tinggal di perkotaan atau tinggal di pedesaan untuk mengikuti perrubahaan dari perkembangan teknologi yang semakin lama semakin maju yang bertujuan untuk membuahkan sebuah hasil yang dapat menciptakan sebuah hasil kinerja terbaru

Fungsi dan Peranan Teknologi Informasi (Aplikasi/Software) Bagi Perusahaan


  Pengertian Teknologi Informasi (TI) adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (software & hardware) yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi (Martin, 1999). Semua bidang membutuhkan teknologi informasi, baik hukum, ekonomi, perbankan, kesehatan, dan sebagainya.
            Penerapan Teknologi Informasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dapat menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan. Juga penggunaan Microsoft Access dapat membuat aplikasi untuk dapat memenuhi tujuan efektifitas dan efisiensi suatu perusahaan.
            Terdapat enam fungsi teknologi informasi, yaitu:
  1. Menangkap (Capture)
    Menangkap disini dapat diartikan sebagai menginput. Misalnya menerima inputan dari mic, keyboard, scanner, dan lain-lain.
  2. Mengolah (Processing)
    Mengolah atau memproses data masukkan yang diterima untuk menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi, menganalisis, dan menghitung (kalkulasi).
  3. Menghasilkan (Generating)
    Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna atau laporan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Misal laporan, tabel, grafik, gambar, dan lain-lain.
  4. Menyimpan (Storage)
    Merekam atau menyimpan data dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lain. Contohnya adalah menyimpan ke hard disk, flash disk, tape, dan lain-lain.
  5. Mencari Kembali (Retrival)
    Menelusuri dan mendapatkan kembali informasi atau mengkopi data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya mencari data penjualan yang sudah disimpan sebelumnya.
  6. Mentransmisi (Transmission)
    Mengirim data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalkan mengirimkan data penjualan dari user A ke user yang lainnya.
           Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang handal yang dapat berjalan dengan baik. Ada 4 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:
  1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
  2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
  3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai penyedia dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah tambahan informasi bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya.
  4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure. Dalam era organisasi modern dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.
            Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi (TI) memiliki banyak fungsi dan peranan bagi perusahaan. Fungsi dari teknologi informasi adalah menangkap, mengolah, menghasilkan, menyimpan dan mencari kembali data. Dan peranan dari teknologi informasi adalah fungsi operasional, fungsi monitoring and control, fungsi planning anddecision dan fungsi communication

Sejarah Perkembangan Sistem & Teknologi Informasi




Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya medefinisikan sistem sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Sistem informasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengelolah data berupa komputer, program aplikasi dan jaringan, serta manusia untuk menghasilkan informasi. Jadi sistem informasi bukan hanya aplikasi perangkat lunak saja, bahkan sistem informasi ada disetiap perusahaan dan instansi dalam melakukan kegiatan bisnis mereka sehari-hari.

Sedangkan pengertian dan hubungannya sistem informasi adalah sistem yang terintegrasi yang dapat menyediakan informasi yang berguna untuk penggunanya. Sedangakan teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi akan lebih cepat, lebih luas sebarannya dan lebih lama penyimpanannya.

Sejarah Teknologi Informasi

Teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras hardware dan perangkat lunak software.  Pengembangan teknologi hardware cenderung menuju ukuran yang kecil dengan  kemampuan serta kapasitas yang tinggi. Namun diupayakan harga yang relatif  semakin murah. Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Perkembangan teknologi informasi telah memunculkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi, seperti : e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.

Sejarah Teknologi Informasi

a. Masa Pra-Sejarah (…s/d 3000 SM)
Pada masa pra-sejarah teknologi informasi digunakan sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang ingin dikenali. Informasi yang didapatkan kemudian digambarkannya pada dinding-dinding gua atau tebing-tebing bebatuan. Mengkomunikasikan informasi dengan gambar/lukisan  menjadi pilihan yang baik karena kemampuan berbahasa pada waktu itu hanya berkisar pada suara dengusan dan isyarat tangan. Perkembangan selanjutnya mereka mulai menggunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap  keadaan tertentu seperti keadaan bahaya

b.  Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada masa sejarah, teknologi informasi berkembang pada masayarakat kalangan atas seperti para kepala suku atau kelompok, digunakan pada kegiatan  tertentu seperti upacara, dan ritual. Teknologi informasi belum digunakan secara masal seperti yang kita kenal sekarang ini.

1) Masa Tahun 3000SM
Pada masa ini orang mulai mengenal simbol atau tulisan dan ditemukan pertama kali simbol untuk informasi, digunakan oleh Bangsa Sumeria. Tulisan yang digunakan waktu itu berupa simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf yang digunakan sudah mempunyai bunyi yang berbeda dalam penyebutannya untuk setiap bentuk, sehingga sudah mampu membentuk kata, kalimat dan bahasa.

2) Masa Tahun2900 SM
Pada masa ini ditemukan bahwa Bangsa Mesir Kuno sudah mengenal dan menggunakan huruf yang disebut Hierogliph. Huruf hierogliph sudah merupakan bahasa simbol untuk sebuah ungkapan. Untuk setiap ungkapan dinyatakan dengan simbol yang berbeda, dan apabila digabungkan menjadi satu maka akan mempunyai cara pengucapan dan arti tersendiri. Bentuk tulisan dan bahasa hierogliphini lebih maju dan lengkap dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria

3) Masa Tahun 500 SM
Masa ini ditandai dengan pengenalan pada media informasi yang sebelumnya menggunakan lempengan tanah liat. Pada masa ini manusia sudah mengenal media untuk menyimpan informasi yang lebih baik dengan serat pohon. Serat papyrus yang berasal dari pohon Papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil ini  dijadikan media menulis/media informasi pada masa itu. Serat papyrus lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah sebagai media informasi. Selanjutnya serat papyrus merupakan cikal bakal media yang kita kenal sekarang ini yaitu media kertas.

4) Masa Tahun 1455
Masa ini ditandai dengan upaya menciptakan mesin cetak. Pasa masa ini manusia sudah menggunakan mesin cetak yang berupa plat huruf yang tebuat dari besi. Kemudian plat tersebut diganti dengan bingkai yang tebuat dari kayu yang dikembangkan dikembangkan untuk pertama kali oleh Johann Gutenberg.

5) Masa Tahun 1800-an
Pada tahun 1830 orang sudah mengenal program komputer. Augusta Lady Byronpertama menulis program komputer yang berkerjasama denganCharles Babbage. Mereka menggunakan mesinanalytical. Mesin analytical dengan programnya didesain untuk mampu menerima data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Selanjutnya, mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis dari yang bersifat digital. Mesin ini merupakan cikal bakal komputer digital pertama ENIAC I  pada  94 tahun kemudian.

Pada tahun 1837 ditandai dengan teknologi pengiriman informasi. Samuel Morsemengembangkan telegraph dan bahasa kode morsebersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Mereka mengirim informasi secara elektronik antara 2 (dua) tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan penerimaan informasi ini mampu mencapai selisih waktu yang baik dan hampir terjadi pada waktu yang bersamaan. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi atau dibatasi oleh jarak dan waktu.

6) Masa Tahun 1900-an
Tahun 1923 Zvorkyn menciptakan tabung TV (Televisi) yang pertama. Tahun 1940  dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi pada masa perang dunia II yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape. Tahun 1945Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hypertext.  Tahun 1946  komputer digital pertama didunia yaitu ENIAC I dikembangkan. Tahun 1948  para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.  Tahun 1957 Jean Hoernimengembangkan transistor planar. Teknologi ini memungkinkan pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan ke dalam  sebuah keping kecil kristal silikon.

Tahun 1969  sistem jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antaraUniversity of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utahdengan kekuatan 50Kbps. Tahun 1972  Ray Tomlinsonmenciptakan program e-mail yang pertama.  Tahun 1973 – 1990 istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol) kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA.

Perkembangan Komputer

Istilah Komputer berasal dari bahasa latin "computare", yang berarti alat hitung, karena awalnya komputer lebih digunakan sebagai perangkat bantu dalam hal penghitungan angka-angka sebelum akhirnya menjadi perangkat multifungsi. Komputer saat ini adalah hasil evolusi panjang dari komputer zaman dahulu, yang mulanya adalah alat mekanik dan elektronik. Komputer di bagi dalam beberapa generasi berdasarkan sejarah perkembangannya. Pada setiap generasi dibedakan berdasarkan kemampuan teknologinya untuk melakukan serangkaian proses (capability), makin rendah biaya operasionalnya (efficiency) dan makin mudah menggunakannya (user friendly). Berikut beberapa perkembangan generasi komputer:
Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Generasi kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastic. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom.
 Generasi ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
 Generasi keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil.
 Generasi kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Perangkat Komputer

Perangkat komputer merupakan komponen terpenting pada komputer karena tanpa perangkat komputer maka komputer tidak akan bisa menyala, satu saja kompunen pada komputer yang tak terpasang maka dipastikan komputer tidak akan menyala atau bisa juga kesalahan dalam merakit komponen komputer sangatlah fatal karena akan merusak bagian dari komponen yang lainnya, maka dari itu apa saja perangkat yang ada pada komputer:


Motherboard



Motherboard merupakan perangkat komputer yang berfungsi sebagai tempat perankat-perangkat lain, seperti processor, memori, VGA Card, Sound Card, dan LAN Card. Setiap perangkat memiliki slot tersendiri sehingga memungkinkan perangkat tersebut melekat di motherboard.
Memory

Memori adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan informasi sebelum atau sesudah diproses oleh processor. Memory sendiri tebagi menjadi 2 bagian yaitu RAM (Random access memory) dan ROM (Read only memory).

Central Processing Unit (CPU)


CPU merupakan bagian terpenting dari sebuah komputer karena merupakan otak dari komputer tersebut. CPU atau sering juga disebut dengan microprocessor atau processor merupakan pusat pengolahan data dan pengontrolan kerja komputer. Karena itu, kinerja sebuah komputer  sangat tergantung pada kinerja CPUnya.

Harddisk

Harddisk merupakan komponen komputer penyimpan data yang paling terbesar kapasitasnya, bahkan hingga saat ini harddisk sudah memiliki kapasitas sebesar 1.000 GigaByte atau yang sering kita sebut 1 TeraByte.

VGA Card

Vga card merupakan komponen komputer yang berfungsi untuk merubah sinya digital menjadi sinyal gambar yang akan ditampilkan pada monitor.

LAN Card

Lan card merupakan komponen komputer yang berfungsi menghubungkan komputer pada jaringan internet yang terhubung pada connector RJ 45.

Monitor

Monitor merupakan perangkat output yang memberikan tampilan visual kepada pengguna komputer.

Mouse

Mouse merupakan suatu perangkat yang digunakan untuk menjelajahi program dan menjalankan sebuah perintah.

Keyboard

Keyboard adalah seperangkat tombol-tombol yang berfungsi sebagai media masukan bagi komputer.

Printer

 Printer adalah perangkat output yang digunakan untuk menghasilkan cetakan dari komputer ked lam bentuk dokumen, gambar, bahkan dokumen disertai dengan gambar.

Speaker

Speaker merupakan perangkat output untuk mengeluarkan suara dari komputer, dan jenis lain dari speaker adalah earphone atau headset.

Pemanfaatan sistem teknologi informasi
Pemanfaatan sistem teknologi informasi sendiri banyak sekali mempengaruhi perkembangan kinerja baik di bidang indrustri, perkantoran, pendidikan dan yang lainnya. Contohnya dibidang pendidikan dengan adanya sistem teknologi informasi para siswa dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang lebih luas tidak hanya dari sekolah saja tapi dari dunia internet yang biasanya untuk mengerjakan tugas yang diberikan dari bapak/ibu guru, selain informasi secara materi yang didapatkan kita juga bisa terhubung dengan orang-orang yang jauh dari kita dengan mudah dan cepat dikarenakan perkembangan teknologi dengan pesat yang menciptakan aplikasi berbasis chat sperti yang sudah beredar saat ini.

Perkembangan perangkat keras dan perangkat lunak
a.   Pemahaman komponen perangkat keras


      Input
Perangkat masukan atau input device adalah perangkat keras yang berguna untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Alat input tidak bisa bekerja tanpa adanya software atau perangkat lunak. Ada dua jenis perangkat masukan yaitu peralatan input langsung (langsung diproses. Contoh: keyboard dan mouse) dan peralatan input tidak langsung (harus melalui media tertentu. Contoh: harddisk dan flashdisk).
Proses
Process Device pada komputer adalah perangkat keras yang berfungsi untuk memproses dan mengolah data yang diberikan oleh peralatan input kemudian di keluarkan dalam bentuk informasi ke dalam peralatan output yang akan diterima oleh manusia. Peralatan proses terdiri dari beberapa komponen perangkat keras komputer yang saling berhubungan satu sama lain. Peralatan proses tersebut meliputicpu, motherboard, prosesor, ram, rom, memory, vga card, lan card, cmos, hard disk, floppy disk, cd rom, dvd rom, power supply, dan lain-lain.
Control
I/O adalah Suatu perangkat yg berhubungan dengan sistem komputer dengan cara mengirim sinyal melalui suatu kabel atau bahkan melalui udara. I/O  merupakan salah satu komponen computer yang penting, I/O devices menjadikan komputer berguna bagi manusia, Sebuah sistem kontrol I/O bertujuan untuk memberikan bantuan kepada user untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan.
Penyimpanan
Komputer mempunyai perangkat keras untuk media penyimpanannya. Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data. Contoh dari memori eksternal pada komputer adalah harddisk, cd-rom, dvd.
Output
Output Device atau biasa disebut perangkat keluaran adalah perangkat yang berguna untuk menampilkan pengeluaran sebagai hasil pengolahan data. Contohnya monitor, printer, speaker, rojector, dan yang lainnya.


  b.  Pemahaman komputer perangkat luna

 Evolusi perangkat lunak


  Tahap Pertama (1950 – 1960)

Evolusi perangkat lunak tahap pertama dimulai pada awal 1950-an sampai pertengahan 1960. Pengembangan perangkat lunak komputer pada tahap pertama mempunyai ciri-ciri yaitu berorientasi batch, distribusi software terbatas untuk kalangan tertentu sehingga apabila ada perusahaan yang ingin dibuatkan software khusus harus memesan terlebih dahulu.

  Tahap Kedua ( 1960 – 1970)
Evolusi perangkat lunak Tahap Kedua dimulai pertengahan tahun 1960-an sampai awal tahun 1970-an.  Pengembangan perangkat lunak tahap kedua mempunyai ciri-ciri multi user.  Pengguna dari software sudah banyak dan bisa saling berbagi.   Ciri ini menunjukkan ada perkembangan baru yaitu interkasi manusia dan komputer (Human Computer Interaction). Selain itu, ciri dari tahap kedua ini adalah real time. Real Time disini adalah suatu kondisi dimana sistem dapat mengumpulkan, menganalisa dan mentransformasikan data dari banyak sumber kemudian mengatur proses serta menghasilkan output yang diinginkan.  Dalam tahap ini, sudah banyak juga paket perangkat

Tahap Ketiga (1970 – 1990)

      Evolusi perangkat lunak tahap ketiga, dimulai pertengahan tahun  1970 sampai awal tahun 1990.  Pengembangan perangkat lunak sudah maju sedemikian pesat.  Perangkat lunak sudah menggunakan sistem terdistribusi, sehingga penyampaian informasi dari komputer sumber ke komputer tujuan akan terasa sangat cepat. Dalam era ini, perangkat keras dari suatu komputer harganya sangat murah.  Selain itu, pesanan perangkat lunak sudah sangat mendominasi dari penyelesaian suatu masalah sehingga penggunaan software pada masa itu sudah sedemikian jauh.
Tahap Keempat (1990 – 2000)
Evolusi perangkat lunak tahap keempat dimulai tahun 1990 sampai tahun 2000. Pada tahap ini, perangkat lunak sudah mendominasi dari pengembangan perangkat keras, sehingga perangkat keras dalam hal ini komputer sangat dikendalikan oleh suatu sistem operasi.  Tingkat kecerdasan dari perangkat lunak semakin ditingkatkan sehingga perangkat lunak atau software dilatih mempunyai kecerdasan seperti yang dimilik manusia.  Terbukti dengan adanya penemuan kecerdasan buatan, jaringan syaraf tiruan, sistem pakar dan logika fuzzy. Jaringan komputer, pemrosesan komputer paralel sangat mendominasi pada era ini.  Dan, pada masa ini pula pemrograman sudah berorientasi obyek oriented programming (OOP).



     2)  Klasifikasi perangkat lunak
          Perangkat lunak atau software dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam yaitu:

a)   Sistem Operasi (Operating System)

Sistem opersi yaitu program yang berfungsi untuk mengendalikan sisitem kerja yang mendasar sehingga mengatur kerja media input, output, tabel pengkodean, memori, penjadwalan prosesor, dan lain-lain. Sistem operasi berfungsi sebagai penghubung antar manusia (User) dengan perangakat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) yang digunakan.


b)   Program Aplikasi (Application Programs)

Proram aplikasi adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk kebutuhan tertentu, misalnya program pengolah kata, pengolah lembar kerja, program presentasi, design grafis, dan lain-lain.

c)   Bahasa Pemrograman (Programming Language)

Perangkat lunak bahasa yaitu program yang di gunakan untuk menerjemahkan instruksi-intruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan aturan atau prosedur tertentu, agar di terima oleh komputer. Ada 2 level bahasa pemrograman, yaitu:Bahasa tingkat rendah (Low Level Language) dan Bahasa tingkat tinggi (High Level Language).

d)   Program Bantu (Utility)

Perangkat lunak yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, serta merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, misalnya memformat flashdisk, mengkopi data, mengkompres file dan pemeriksaan keras (Hardware Troubleshooting), mengatur isi ulang hardisk (partisi, defrag) dan lain-lain. Contohnya: Norton Utility, Antivirus, Winrar.
 
  A.  Perangkat lunak sistem

1)   Bahasa pemograman.

Perangkat lunak bahasa yaitu program yang di gunakan untuk menerjemahkan instruksi-intruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan aturan atau prosedur tertentu, agar di terima oleh komputer. Ada 2 level bahasa pemrograman, yaitu: Bahasa tingkat rendah (Low Level Language) dan Bahasa tingkat tinggi (High Level Language).

2)   Sistem operasi

Sistem opersi yaitu program yang berfungsi untuk mengendalikan sisitem kerja yang mendasar sehingga mengatur kerja media input, output, tabel pengkodean, memori, penjadwalan prosesor, dan lain-lain. Sistem operasi berfungsi sebagai penghubung antar manusia (User) dengan perangakat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) yang digunakan.

3)  Utility

Perangkat lunak yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, serta merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, misalnya memformat flashdisk, mengkopi data, mengkompres file dan pemeriksaan keras (Hardware Troubleshooting), mengatur isi ulang hardisk (partisi, defrag) dan lain-lain. Contohnya: Norton Utility, Antivirus, Winrar.





   B.  Perangkat lunak aplikasi

1)   Aplikasi office

Aplikasi office merupakan aplikasi yang dibuat untuk mempermuda pengguna dalam melakukan pekerjaan, baik dalam mengelolah kata yang digunakan dalam membuat surat, pengelolahan angka yang digunakan dalam membuat laporan keuangan, presentasi, dan yang lainnya.

2)   Aplikasi multimedia

Multimedia adalah suatu sarana (media) yang didalamnya terdapat perpaduan (kombinasi) berbagai bentuk elemen informasi, seperti teks, graphics, animasi, video interaktif maupun suara sebagai pendukung untuk mencapai tujuannya yaitu menyampaikan informasi atau sekedar memberikan hiburan bagi target audience-nya. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan seperti game.

3)   Aplikasi internet

Aplikasi Internet adalah istilah untuk menyebut sebuah jaringan, bukannya suatu aplikasi tertentu. Karenanya, internet tidaklah memiliki manfaat apa-apa tanpa adanya aplikasi yang sesuai. Contoh beberapa aplikasi internet meliputi WWW (World Wide Web), e-mail, file transfer protocol (FTP), png, dll.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer

https://pakteo.wordpress.com/2011/04/11/teknologi-informasi/

http://halimahironti.blogspot.co.id/2015/10/sejarah-perkembangan-sistem-informasi.htm

PEMANFAATAN TI DALAM PENGEMBANGAN BISNIS



Seiring dengan perkembangan di era globalisasi yang sangat pesat ini menyebabkan adanya perubahan teknologi yang cukup signifikan. Dalam perkembangannya, teknologi informasi sangat mendukung suatu proses bisnis perusahaan dan untuk mengelola sistem manajemen nya.
Teknologi informasi merupakan teknologi untuk membantu manusia dalam membuat, mengubah, dan menyimpan informasi. Teknologi Informasi memberikan kemudahan dalam kegiatan proses bisnis khususnya dalam hal pengambilan keputusan di tingkat manajemen perusahaan. Hal ini juga berdampak pada peningkatan kinerja keuangan suatu perusahaan. Apa kaitannya antara Teknologi Informasi dengan Sistem?
Sistem informasi merupakan salah satu sarana yang digunakan sebagai pendukung/penunjang pengolahan teknologi informasi. Fungsi utama sistem informasi dalam pendukung Teknologi Informasiadalah:
  1. Pengumpulan dan penyimpanan data dari seluruh aktivitas dan transaksi terkait operasional perusahaan.
  2. Pemrosesan data menjadi informasi untuk pihak manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan.
  3. Pengendalian internal dalam kegiatan operasional perusahaan.
Bagaimana tahapan pengembangan sistem yang diperlukan?
  1. Tahapan perencanaan
  2. Analisa Sistem
  3. Perancangan sistem
  4. Testing Sistem
  5. Implementasi Sistem
  6. Pemeliharaan Sistem

Dengan adanya pengembangan sistem, akan tercapai nilai bisnis terkait penggunaan Teknologi Informasi, yaitu:
  1. Supplier Relations
Teknologi informasi dapat mengkoordinasi hubungan dengan pemasok sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi.
  1. Sales and Marketing Support
Dengan dukungan teknologi informasi terkait pemasaran dan penentuan harga, dapat membantu mengingkatkan pendapatan dari penjualan.
  1. Process planning and support
Dengan adanya teknologi informasi, kelengkapan informasi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi.
  1. Production and Operations
Teknologi informasi dapat digunakan untuk memperbaiki teknik produksi melalui komputerisasi untuk desain dan pabrikasi.
  1. Reporting
Teknologi informasi digunakan dalam mempermudah mebuat dan mendapatkan laporan dari hasil aktivitas pekerjaan.
Dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi memberikan peranan penting khususnya dalam pengolahan data sehingga dapat tercapai efektivitas dan efisiensi yang sesuai dengan strategi bisnis yang diharapkan oleh perusahaan

E-Commerce Diprediksi Buka Toko Offline di Pusat Perbelanjaan



E-Commerce Diprediksi Buka Toko Offline di Pusat Perbelanjaan

Jakarta - Leads Property Services memprediksi permintaan besar-besaran dari sektor e-commerce untuk masuk pusat perbelanjaan karena konsep baru mereka, O2O (Online to Offline). Direktur Leads Property Services Darsono Tan mengatakan sampai sekarang, beberapa merek e-commerce terkenal siap untuk membuka toko offline mereka ke ruang ritel.


“Ekspansi konsep ini tidak hanya di Jabodetabek tetapi juga di kota-kota tingkat 1 dan 2, seperti: Medan, Solo, Semarang, Jogjakarta, Bali, Makassar,dan lainnya,” katanya melalui riset dikutip Rabu, 22 Agustus 2018.

Data Leads Property menyebutkan permintaan ruang ritel dari mode, makanan dan minuman, rumah tangga dan barang-barang konsumen tetap menjadi yang paling agresif untuk memperluas merek mereka.

Pada kuartal II/2018, total pasokan ritel yang terisi seluas 3,1 juta meter persegi. Beberapa toko fesyen yang buka akhir-akhir ini adalah Tommy Hilfiger di Pondok Indah Mall 2 dan Uniqlo di Lippo Mall Kemang.

Secara keseluruhan, tingkat hunian pada kuartal II/2018  tercatat sebesar 94,97 persen, sedikit menurun 0,24 persen QoQ tetapi naik menjadi 1,29 persen secara tahunan. Tingkat hunian di area CBD telah mengalami penurunan 0,11 persen (QoQ) mencapai 95,1 persen. Sementara di luar area CBD berdiri di 94,83 persen, sedikit turun pada 0,35 persen (QoQ).

Dari data Leads secara keseluruhan total pasokan ruang ritel yang masuk mencapai 5.1 juta meter persegi, terdiri dari 3.276 juta sqm (63 persen) dari ritel sewa, 1,21 juta meter persegi  (24 persen) dari ritel strata dan 657.536meter persegi  (13%) dari pusat ritel campuran.

Dalam hal distribusi, kawasan segitiga emas, CBD Golden Triangle merupakan yang tertinggi dengan 26 persen, diikuti oleh Jakarta Utara (21persen) dan Jakarta Barat (20 persen).

Secara keseluruhan tarif sewa untuk toko-toko khusus di lantai dasar tercatat sebesar Rp 944.500 per meter persegi, sedikit peningkatan 1,57 persen QoQ. Sementara tarif sewa kotor untuk pusat belanja utama mal telah mencapai Rp 1.374.600 per meter persegi atau meningkat 3.77 persen QoQ.

10 e-Commerce yang Paling Banyak Dikunjungi di Indonesia

Persaingan situs belanja online atau e-commerce di Indonesia memang tidak dapat dihindarkan. Berbagai platform juga melakukan berbagai cara agar menjadi pilihan utama pengguna.

Portal diskon CupoNation mengeluarkan hasil studi tentang toko daring yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia selama 6 bulan terakhir. Periode riset dilakukan mulai Januari-Juni 2019.

Hasilnya, Tokopedia merupakan platform yang paling banyak dikunjungi yaitu sebanyak 805,5 juta kunjungan. Di posisi kedua Bukalapak mencatatkan jumlah 588,3 juta kunjungan. Sementara itu pada peringkat ketiga disusul oleh Shopee dengan total 476,5 juta kunjungan.

Adapun pada posisi di bawahnya yaitu Lazada, Blibli.com, Orami, JD.ID dan Bhinneka. Secara berurut-turut mereka tercatat memiliki jumlah pengunjung sebanyak 289,5 juta pengunjung, 210,4 juta, 52,4 juta, 50,7 juta dan 32,8 juta juta pengunjung.

Selain itu di posisi 9 ditempatkan oleh toko daring Sociolla sebanyak 28,6 juta pengunjung dan Amazone dengan total 27,9 juta kunjungan di Indonesia. Jumlah ini merupakan total kunjungan selama 6 bulan terakhir.

Menurut riset ini daftar toko online yang masuk dalam studi ini diambil dari Indonesian Ecommerce Association (IdEA).

Total terdapat 34 situs online dipilih berdasarkan situs online shop dengan yang memiliki trafik bulanan tidak kurang dari 150,000 pengunjung. Jumlah pengunjung yang datang melalui mobile dan desktop dikumpulkan dari Similarweb untuk periode Januari - Juni 2019.

Jumlah pengunjung dalam studi ini tidak menunjukkan pengunjung unik, di mana jika salah satu pengunjung yang sama melakukan kunjungan selama 5 kali untuk periode yang dialamatkan, maka jumlah yang terhitung adalah 5 kunjungan.
Daftar 10 situs belanja online yang paling banyak 
dikunjungi masyarakat Indonesia:

Tokopedia 805,5 juta kunjungan
Bukalapak 588,3 juta kunjungan
Shopee 476,5 juta kunjungan
Lazada 289,5 juta kunjungan
Blibli.com 210,4 juta kunjungan
Orami 52,4 juta kunjungan
JD.ID 50,7 juta kunjungan
Bhinneka 32,8 juta kunjungan
Sociolla 28,6 juta kunjungan
Amazone 27,9 juta kunjungan